Sabtu, 16 Januari 2016

SMA NEGERI 2 KEI KECIL MENJADI SEKOLAH MODEL


Langgur - SMAN2 Kei Kecil diberi julukan Sekolah Model. Sekolah Model adalah sekolah pemenuhan 8 standar nasional pendidikan. 8 standar nasional pendidikan diantaranya standar proses, standar isi, standar sarana prasarana, standar kompetensi lulusan, dan masih ada 4 lagi. Orientasi sekolah model lebih banyak kepada kegiatan-kegiatan sekolah, salah satunya yang sangat berkesan pada anak-anak sekolah adalah pengembangan sekolah dengan melibatkan seluruh komponen sekolah dengan salah satu program yang perlu ditingkatkan yaitu program peningkatan budi pekerti, ada juga program lain yang dalam beberapa waktu ini akan dibuat sosialisasi dengan melibatkan seluruh komponen sekolah antara lain kegiatan 3P (Penampilan,Pelayanan,dan Prestasi). Dalam program 3P, nantinya akan disusun rencana aksi untuk lebih mengembangkan SMAN 2 Kei Kecil ke depan.
Penampilan dalam 3P merujuk kepada lingkungan sekolah, kebersihan, kerapihan, dan keindahan. Semua penampilan sekolah yang belum baik akan dilakukan perbaikan dan pembenahan oleh semua warga sekolah SMAN 2 Kei Kecil. Dengan adanya kerja sama antara seluruh komponen sekolah membuat adanya peningkatan program 3P.
SMA Negeri 2 Kei Kecil sebagai Sekolah Model ditetapkan oleh Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) oleh Surat Keputusan BSNP No 26 23 , tentang Penetapan Sekolah sebagai Sekolah Model melalui Direktorat Pembinaan SMA.
Tujuan Sekolah Model adalah mengembangkan sekolah SMAN 2 Kei Kecil agar lebih memenuhi 8 standar nasional pendidikan. Sekolah menjadi lebih baik, asri, nyaman untuk dihuni. Dari sisi sarana prasarana, ruang belajar yang memadai. Dari sisi lingkungan, nyaman dihuni. Dimana SMAN 2 Kei Kecil dapat memberi ruang untuk mengembangkan minat, bakat dan prestasi siswa.
Penetapan Sekolah sebagai Sekolah Model di Maluku adalah SMA Negeri 1 Ambon, SMA Negeri 1 Saparua dan SMA Negeri 2 Kei Kecil Maluku Tenggara. Sekolah yang ditetapkan sebagai sekolah model adalah sekolah pelaksana kurikulum 2013.
SMAN1 Ambon dan SMAN1 Saparua disebut sebagai sekolah rintisan. Yang dimaksud dengan sekolah rintisan adalah sekolah yang diusulkan oleh pemerintah daerah ke pemerintah pusat untuk menjadi sekolah pelaksana kurikulum 2013. Berbeda dengan SMAN 2 Kei Kecil, yang disebut sebagai sekolah mandiri. Sekolah Mandiri adalah sekolah yang mengusulkan sendiri sekolahnya untuk dijadikan sekolah pelaksana kurikulum 2013.
Alasan SMAN2 Kei Kecil mengusulkan untuk menjadi sekolah pelaksana kurikulum 2013 adalah dilihat dari potensi SMAN 2 Kei Kecil dengan memiliki pimpinan yang mengikuti kegiatan nasional sampai tingkat pusat tentang Kurikulum 2013. Dan hampir seluruh komponen guru di SMAN 2 Kei Kecil sudah mengikuti pelatihan - pelatihan di tingkat provinsi bahkan hingga ke tingkat nasional tentang kurikulum 2013. Sehingga SMAN 2 Kei Kecil yakin dengan kesiapan yang cukup untuk berani mengusulkan SMAN 2 Kei Kecil sebagai sekolah pelaksana kurikulum 2013.
Penetapan dari pemerintah untuk SMAN 2 Kei Kecil sebagai sekolah model diterima sebagai suatu bola yang harus digunakan sebaik mungkin. Walau SMAN 2 Kei Kecil memiliki kekurangan namun selaku insan pendidikan tidak menjadikan kekurangan menjadi suatu penghalang untuk maju. Sehingga dengan keberanian yang didukung oleh kesiapan SMAN 2 Kei Kecil menjadikan sekolah yang sangat optimis.
SMAN2 Kei Kecil memiliki tenaga pendidik yang siap dan sarana prasarana yang mendukung serta siswa-siswi yang siap ditempah. Namun masih terdapat kekurangan sehingga SMAN 2 Kei Kecil masih harus terus menerus melakukan pembenahan untuk sukses menjadi Sekolah Model.
Sekolah Model memiliki rincian pelaksanaan kegiatan. Untuk memenuhi 8 standar nasional pendidikan tersebut maka ada serangkaian kegiatan yang dilaksanakan dalam pelaksanaan sekolah model nantinya akan direncanakan di hari senin 2 November 2015 sudah dibentuk tim sekolah model dan akan melaksanakan rapat dengan Kepala Dinas Pendidikan serta berkoordinasi membicarakan tentang kegiatan yang akan dilaksanakan dalam sekolah model. Kegiatan - kegiatan salah satunya adalah tanggal 21 November 2015 akan diadakan Workshop Pengembangan Budi Pekerti Rencana Aksi 3P.  Tim Sekolah Model diambil bukan hanya dari kurikulum, Humas, kesiswaan bahkan dari pembina Osis pun akan terlibat dalam tim. (TSR,JAM, & ZRD)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar