Sabtu, 16 Januari 2016

Biografi Kepala SMA N 2 Kei Kecil

Kepala Sekolah SMAN 2 Kei Kecil yang bernama ibu DomitillaTeniwut, S.Pd atau yang biasa di sapa Ibu Tilda,lahir di Langgur 02 Maret 1967 berasal dari keluarga yang berprofesi sebagai Guru. Beliau adalah anak ke 9 dari 9 bersaudara dan lahir dengan latar belakang keluarga berpendidikan. Sejak kecil, ayahnya  telah memiliki pemikiran yang kuat tentang beliau yang  memiliki jiwa seorang guru di dalam dirinya  . Namun seiring berjalannya waktu, ibu Tilda memiliki keinginan yang kuat untuk masuk dalam bidang perikanan. Tetapi, ayahnya yang tidak sependapat dengannya sehingga terdapat perbedaan pendapat pada saat beliau hendak melanjutkan studi di perguruan tinggi. Dengan dasar patuh dan taat pada perintah orang tua membuatnya untuk mengikuti keinginan sang ayah untuk melanjutkan studi pada bidang keguruan walaupun suara hatinya tidak sesuai dengan apa yang dilakukan. Ia berusaha untuk menjalankan keinginan ayahnya  yang telah dianggap sebagai amanah dengan mencoba bersikap sabar. Ayah beliau merupakan tokoh pendidikan di Maluku Tenggara yang telah almarhum sejak tahun 2007.

Beliau kuliah di Universitas Pattimura Ambon Jurusan MIPA Program Studi Biologi. Setelah menyelesaikan sekolah perguruan tinggi pada tahun 1992, beliau tidak berminat untuk langsung terjun ke dalam profesi guru. Namun ingin melatih kemampuannya dalam mengajar selama kurang lebih 1 tahun 6 bulan di Dobo tepatnya di SMA Yos Sudarso. Setelah beliau menyelesaikan latihan mengajarnya, beliau kembali dan mengikuti tes guru dan akhirnya lulus. Dorongan dan motivasi dari orang tua yang sangat penting sehingga membuatnya tetap bertahan.

Beliau pertama kali di angkat menjadi guru pada tahun 1995-2000 di SMPN2 Kei Besar (DesaWatlar) saat itu beliau menjabat sebagai Karus Kesiswaan sekaligus guru yang mengajar hampir semua mata pelajaran. Beliau merupakan pribadi pekerja keras dan pernah mengikuti OSN selama 3 tahun. Karna kerja keras inilah,beliau pernah mengelilingi Indonesia dan sempat di NTT selama 1 bulan,namun belum mengunjungi Kalimantan.

Pada tahun 1998 beliau mengikuti tes kepala sekolah dan lulus ,beliau juga pernah diminta untuk menjadi seorang kepala sekolah di SMPN 2 Kei Besar namun beliau menolak tawaran tersebut. Dua tahun kemudian beliau dipindahkan ke SMA Negeri 1 Kei Kecil, pertama kali beliau diangkat menjadi wali kelas di sekolah tersebut. Selain menjadi wali kelas, beliau juga membimbing beberapa siswa untuk mengikuti OSN Bidang Biologi di Pekanbaru.

 Kemudian pada tahun 2005 beliau terpilih untuk ikut ajang Guru Berprestasi. Beliau mengikuti guru berprestasi untuk tingkat kabupaten dan lolos ke tingkat provinsi yang berhasil meraih Juara 2  (saingan dengan SMA Negeri 1 Ambon). Beliau mengikuti kegiatan-kegiatan nasional cukup banyak, Salah satunya di Denpasar yaitu Testing Study, beliau juga mengunjungi Ibu Kota Negara Indonesia , kemudian di Yogyakarta dan hampir seluruh seluk beluk Indonesia.

Setelah mengikuti berbagai kegiatan-kegiatan berprestasi lainnya, beliau kembali melanjtukan misinya yaitu membimbing siswa-siswi berdasarkan kemampuan yang dimilikinya khusus dalam bidang biologi . Kemudian beliau kembali ke Maluku tenggara dan mengajar  di SMAN1 Kei Kecil, sekolah satu-satunya yang selalu menghasilkan siswa-siswa berprestasi di bidang biologi. Hasil bimbingannya menempatkan siswa-siswi berhasil lolos berkompetisi melalui OSN Biologi hingga ke tingkat nasional. Sehingga begitu banyak penghargaan yang dimiliki SMAN 1 Kei Kecil diperoleh dari hasil jerih juang Ibu Domitilla Teniwut, seorang guru yang sangat luar biasa.

Setelah beliau menjabat sebagai Wali Kelas, beberapa selang waktu kemudian beliau di angkat  menjadi Wakasek dari tahun 2007-2011 sekitar 8 tahun lamanya. Hingga beliau dimutasikan dan diangkat menjadi seorang pimpinan di sekolah di SMAN 2 kei kecil yang sebenarnya beberapa tahun yang lalu beliau menolak jabatan tersebut. Awalnya, beliau tidak begitu tertarik karena rasa simpati dan kenyamanan di SMAN1 Kei Kecil yang beliau peroleh dari latar belakang guru dan siswa-siswi. Namun inilah kenyataannya, beliau tetap harus menjalani keputusan tersebut karena menurutnya ini adalah suatu tantangan.

Setelah menjabat Kepala Sekolah di SMAN2 Kei Kecil menggantikan Bpk.Z.Songopnuan, beliau pun diangkat menjadi Kepala MKKS SMA di Kabupaten Maluku Tenggara. Beliau masuk ke SMAN 2 Kei Kecil memberi warna yang baru, banyak program baru yang ia jalankan. Salah satunya, kegiatan Renungan Suci Memperingati Hari Kemerdekaan yang merupakan kegiatan yang pertamaa dilakukan di Kota Tual dan Kabupaten Maluku Tenggara. Dan masih banyak lagi perubahan-perubahan yang memberi dampak positif bagi sekolah.

Setelah berbagai pengalaman hidup yang diperoleh, beliau memperoleh sebuah defenisi tentang Guru bahwa Guru adalah seorang pahlawan yang sangat berjasa dimana mencurahkan semua ilmu pengetahuan yang didapatkan untuk diberikan kepada bangsa dan negara. Beliau mengharapkan agar siswa-siswi sekarang sebagai generasi penerus bangsa dan negara, agar terus menerapkan motto “Terus belajar dan bekerja keras”.


Semasa hidupnya, beliau selalu terfokus kepada pendidikan sehingga untuk meluangkan waktunya dalam menjalani masa muda pun beliau tidak memperolehnya.Dan saat ini beliau telah berkeluarga Suami dari Ibu Domitilla teniwut bernama Drs.Theodorus.Rahail adalah seorang anggota POLRI bertugas di POLDA MALUKU , yang pada awalnya bertugas  di POLDA JABAR. Beliau memiliki 2 orang anak, Rafael Rahail dan Mikhael Rahail. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar