Sabtu, 16 Januari 2016

DUTA KREATIF PROVINSI MALUKU


Langgur - Christatia Putry Rahakbauw atau yang biasa di kenal dengan nama Lydia, seorang siswi berdarah Kei - Jawa yang lahir pada tanggal 06 April 2000 di RSUD Pancaran Kasih Teling Manado. Sebagai seorang anak dari enam bersaudara, dia adalah anak yang sering berusaha untuk menciptakan keadaan yang menyenangkan di dalam keluarganya.
Lidya  memiliki kepribadian yang periang dan di kenal sebagai siswi yang ramah, baik hati, serta memiliki jiwa kreaktivitas yang tinggi di dalam dirinya. Karena kreaktivitasnya ini, Lydia dipercayakan untuk mewakili kabupaten Maluku Tenggara sebagai Duta Kreaktif Anak mewakili Maluku dalam rangka menyuarakan suara anak nasional di bogor tepatnya di daerah gadok,jawa barat.
Ia mengatakan ”disana kami saling memperkenalkan daerah kami masing-masing. Saya sangat bangga karena saya dapat memperkenalkan keindahan adat istiadat dan pariwisata daerah saya Maluku khususnya Maluku tenggara .Saya ingat waktu itu teman saya dari beberapa daerah mengatakan kekaguman mereka akan pariwisata pantai pasir panjang milik kami Maluku tenggara yang mengalahkan keindahan pariwisata pantai kuta di bali.Keunikan akan ciri khas berbahasa bahkan rautan wajah, kulit kami pun sangat berbeda dari apa yang mereka pikirkan tentang Maluku.Suara kami pun menjadi kesukaan salah satu provinsi yaitu kepulaan riau terutama lagu “sayang kane” menjadi salah satu lagu favorite dan  kebanggaan mereka saat bertemu kami anak duta provinsi maluku “
Dengan menyandang status sebagai duta kreatif Maluku di pundaknya ia tidak merasa besar hati melainkan ia membuat terobosan baru di dalam sekolah yaitu mengajak siswa-siswi lain di sekolah untuk berpakaian yang sopan sehingga  sesuai dengan peraturan sekolah yang berlaku, ia juga mengajak teman-temannya untuk membawa buku yang mereka sukai untuk dapat dibaca pada saat jam kososng dan juga pada waktu menunggu guru menuju ke kelas. Pada waktu jam istirahat ia dan beberapa temannya sering berkumpul untuk melakukan kegiatan membaca dan setelah itu mereka saling bertukar pikiran, sering menyarankan kepada teman- temannya untuk melakukan hal- hal yang positif dan menguntungkan seperti membaca di tempat – tempat yang telah disediakan oleh pihak sekolah.
Lidya bersama beberapa teman – temannya membentuk suatu wadah organisasi (Fangnanan Evav) yang bertujuan untuk membangkitkan minat baca generasi muda Maluku tenggara, karena lidya dan beberapa temannya menganggap bahwa dengan membaca kita sebagai generasi penerus bangsa akan mampu dan dapat bersaing dengan teman – teman dari propinsi lainnya.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar