Langgur - Kegiatan In House Trening (IHT) IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013 ini dilaksanakan selama kurang lebih 3
hari dan kegiatan ini dimaksudkan untuk bagaimana cara mengimplementasikan kurikulum
2013 melalui pendampingan bagi sekolah-sekolah yang masuk pada sekolah klaster pelaksana
kurikulum 2013.
Untuk seluruh Indonesia setiap Kabupaten/Kota yang melaksanakan
kurikulum 2013 terdapat 2 bagian yaitu induk klaster dan anggota, berhubung
hanya SMAS Negeri 2 Kei Kecil yang menjalankan kurikulum 2013 maka sekolah tersebut yang
menjadi induk klaster sekaligus anggota pelaksana kurikulum 2013.
Sebelum melaksanakan IHT pendapingan kurikulum
2013 SMA Negeri 2 Kei Kecil di undang ke makasar untuk mengikuti kegiatan bintek
tim pendamping dimana terdapat 5 Guru yang mengikuti kegiatan yang di maksud. Tujuan dari kegiatan yang di
maksud untuk membuka paradigma guru tentang kurikulum 2013. Dari 5 guru yang
mengikuti bintek tim pendamping ini
dimaksudkan agar meneruskan kepada guru – guru sasaran di sekolah masing –
masing.
pendamping yang ikut ke makasar dan mendampingi guru-guru Sma Negeri 2
Kei Kecil untuk pemahaman tentang kurikulum 2013 secara mendalam, karena
terdapat perubahan-perubahan Paradigma Pendidikan seperti penialaian sikap. Penilaian
sikap cukup rumit yang membebeni guru sehingga di modifikasikan lebih mudah
dalam proses penilaian, kemudian pemahaman tentang kegiatan proses pembelajaran
dan In House Training. Sehingga setelah kegiatan ini dipastikan pada bulan mei
semua warga sekolah sudah benar-benar memahami tentang kurikulum 2013 dan
secara umum & spesifik bagi guru mata pelajaran.
Sma Negeri 2 Kei Kecil tidak di tunjuk oleh pemerintah sebagai induk
klaster dan anggota namun karena Sma Negeri 2 Kei Kecil memiliki kesiapan yang
cukup matang maka dari itu sekolah tersebut yang mengusulkan pada Dinas Pendidikan
untuk melaksanan kurikulum 2013 sesuai ketentuan menteri bahwa sekolah yang melaksanakan
kurikulum 2013 selama 3 semester dapat melanjutkan kembali kurikulum 2013, karena
Sma Negeri 2 Kei Kecil juga sudah menjalankan kurikulum 2013 selama 3 semsester
maka dapat melanjutkan kurikulum 2013.
Kepala sekolah sangat merespon penggunaan sistem kurikulum 2013 karena
merujuk kepada penilaian sikap dan kreativatas mandiri dari siswa. Hal ini akan
membawa perubahan besar bagi siswa-siswi dan memudahkan siswa/i untuk masuk ke
perguruan tinggi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar